Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Mahasiswa Unusa Lakukan Pendampingan Pengelolaan Dana Desa
Dilihat
11
Penulis: Bidang Informasi Publik
11-07-2018




KOMINFO, Sidoarjo - Sejumlah 500 orang mahasiswa Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) lakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Jabon. Salah satu fokusnya adalah melakukan pendampingan pengelolaan dana desa. Pada Selasa, (10/7), mereka terjun ke 15 desa yang ada di Kecamatan Jabon. Sebelumnya didahului kegiatan pembukaan KKN oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH di pendopo Kantor Kecamatan Jabon. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo Dr. Heri Soesanto SH, MH serta Rektor Prof. Dr. Ir.Ahmad Jazidie M.Eng hadir dalam kesempatan tersebut.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik kegiatan pendampingan pengelolaan dana desa yang akan dilakukan mahasiswa Unusa. Untuk itu kehadiran mahasiswa Unusa melakukan kegiatan seperti ini dinilainya sangat tepat. Pemerintah desa akan terbantu dalam memanfaatkan potensi anggaran yang sesuai dengan skala prioritas yang dibutuhkan masyarakat.

"Kehadiran adik-adik dari sepuluh Prodi ini sangat baik dan sangat tepat, agar supaya semua potensi anggaran yang ada di desa ini bisa dilaksanakan sesuai dengan skala prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat,"ucapnya

H. Nur Ahmad Syaifuddin menambahkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selalu berupaya melakukan pendampingan dan pembinaan dalam pengelolaan dana desa. Ada dua hal yang penting dilakukan dalam pemanfaatan dana desa. Yang pertama adalah penyerapan dana desa yang sesuai dengan program pembangunan yang akan dilakukan. Yang kedua program pembangunan harus tepat sasaran. Dua hal tersebut harus dilakukan. Apabila tidak dilakukan, akan merambah keranah hukum.

Rektor Unusa Prof. Dr. Ir.Ahmad Jazidie M.Eng mengucapkan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan diterimanya mahasiswa peserta KKN Unusa untuk yang kedua kalinya. Selama tiga minggu kedepan mereka akan mengabdikan ilmunya di Kecamatan Jabon. Selain melakukan pendampingan dana desa, mahasiswanya juga akan melakukan kegiatan dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun lingkungan. Pendampingan pengelolaan dana desa yang dilakukan mahasiswanya hanya sebatas bagaimana cara pembuatan laporan dan perencanaan yang baik dan benar.

Ir. Ahmad Jazidie juga mengatakan potensi ekonomi di Kecamatan Jabon menjadi salah satu alasan dipilihnya Kecamatan Jabon sebagai tempat KKN. Diharapkan potensi ekonomi di Kecamatan Jabon semakin meningkat dengan kegiatan KKN seperti ini.

"Jabon memiliki banyak potensi ekonomi. Ada banyak UMKM. Kami bisa menilai perlu ada pendampingan dalam bidang pemasaran,"ujarnya. (sigit/kominfo)