Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Ma’afkan Penghinanya, Kebesaran Hati Bupati Patut dicontoh
Dilihat
43
Penulis: Bidang Informasi Publik
21-05-2018




KOMINFO, Sidoarjo - Nur Tehe alias Nur Slamet kontraktor yang menghina Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dengan kata- kata yang kasar di media sosial facebook beberapa waktu yang lalu akhirya meminta maaf. Permintaan maaf tersebut dilakukan Nur Tehe dihadapan Bupati, Wakapolresta dan wartawan saat press konferece di Mapolresta Sidoarjo, Jum’at (18/5).

Nur Tehe mengaku khilaf dan sangat menyesal, menurut pengakuannya saat itu dirinya membuka facebook e100 fanpage Radio Suara Surabaya, dimana dalam laman e100 tersebut sedang membahas Walikota Surabaya.

Entah apa yang menjadi alasan Nur Tehe saat itu dirinya mengomentari laman e100 dengan mengaitkan dengan mengomentari bupati Sidoarjo dengan kata - kata yang kasar dan tidak pantas.

“ Saat itu saya khilaf, entah syetan apa yang masuk dalam pikiran, spontan saja komentar yang tidak pantas itu saya ketik di lama e100, demi Allah saya tidak berniat menghina bupati Sidoarjo”, sesal Nur Tehe.

Permintaan maaf dilakukan secara tertulis dan dibaca didepan Bupati Saiful Ilah, Wakapolres Sidoarjo AKBP Pasma Royce dan awak media. “ Atas nama pribadi, keluarga, anak dan saudara handaitaulan serta masyarakat Sidoarjo, saya minta maaf telah membuat gaduh, sudah kapok dan tidak akan mengulangi lagi, dan berjanji tidak menjelek-jelekkan Sidoarjo lagi,” ucap Nur Tehe.

Selanjutnya Nur Tehe memohon kepada Bupati Saiful Ilah bersedia mencabut laporan polisi, “ demi anak dan istri, saya mohon Pak Bupati mencabut laporan polisi,” pintanya.

Bupati Saiful Ilah akhirnya mema’afkan penghinanya, dengan alasan kemanusiaan dan yang bersangkutan merasa sangat menyesal dan khilaf. “ secara pribadi saya sudah mema’afkan, tolong jangan diulangi lagi, Sidoarjo yang sudah baik dan kondusif ini mari kita jaga bersama”, terang Saiful Ilah.

Dia berpesan agar masalah ini dijadikan pelajaran, lebih hati-hati lagi menggunakan media sosial. “ ucapan yang sudah keluar dari mulut, termasuk tulisan atau komentar di media sosial akan membawa akibat tersendiri, maka jangan sembrono harus lebih hati-hati lagi menggunakan media sosial,” tutur Bupati dua periode ini.

Ketua KNPI Sidoarjo Ari Suryono menganggap apa yang dilakukan oleh bupati dengan mencabut laporan polisi dan memaafkan pelaku, menunjukkan kebesaran hati bupati.

“ Kebesaran hati Bupati patut di contoh, beliau dengan berbesar hati telah mema’afkan pelaku dan bersedia mencabut laporan, sebagai kepala daerah memang harus mengayomi pada masyarakatnya, kita harap tidak ada lagi komentar yang tidak pantas di media sosial, kritik yang membangun bukan komentar yang mengolok-olok dan menyerang pribadi,” ungkap Ari Suryono.

Sebelumnya akun Nur Tehe dilaporkan Bupati Sidoarjo ke pihak kepolisian, bukan hanya bupati ormas KNPI juga melaporkan akun Nur Tehe, sebab komentar tersebut dianggap kelewat batas. (ir/kominfo)