Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Sidoarjo Terima Dua Penghargaan Sekaligus di Jakarta
Dilihat
156
Penulis: Super Admin
2013-07-24 11:11:08




HUMAS PROTOKOL, Sidoarjo -Komitmen Kabupaten Sidoarjo dalam mewujudkan lingkungan yang ramah bagi tumbuh kembang anak telah membuahkan hasil. Kemarin (23/7) Kabupaten Siodarjo menerima dua penghargaan sekaligus yakni  penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak dan Peduli Anak Kategori Madya dan Penghargaan Pelayanan Terbaik Bidang Pembuatan Akte Kelahiran Anak Gratis Tahun 2013 yang diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful iLah, SH, M.HUM dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Linda Amalia Sari Gumelar, di Kantor Kementerian Agama Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bukti komitmen dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta jajarannya, aparat penegak hukum dan masyarakat Kabupaten Sidoarjo yang telah benar – benar mendarmabaktikan diri dalam mewujudkan Kabupaten Sidoarjo yang ramah dan layak bagi tumbuh kembang anak-anak di Sidoarjo

Kabupaten Sidoarjo sudah menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak ini yang ketiga lainya, yang pertama diperoleh tahun 2008, kemudian tahun 2012 dan tahun 2013 ini.

Dengan penerimaan penghargaan ini, Kabupaten Sidoarjo dinilai memenuhi sejumlah kriteria perlindungan hak anak yang meliputi kesehatan dasar, pendidikan, pola pengasuhan dan pengasuhan alternatif, perlindungan, lingkungan dan pemanfaatan waktu luang untuk kegiatan seni budaya. Dengan terpenuhinya klaster-klaster tersebut, sejumlah hak anak pun dapat terpenuhi, seperti hak hidup, hak tumbuh kembang, hak partisipasi, dan hak perlindungan.

Diawal tahun 2013 lalu Kabupaten Sidoarjo memantapkan diri dengan mendeklarasikan sebagai Kabupaten Pendidikan Inklusi yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada saat itu.

Pada bulan Mei lalu Pemkab Sidoarjo juga meresmikan Resouces Center bagi anak – anak berkebutuhan khusus. Anak anak berkebutuhan khusus tidak harus sekolah di tempat khusus, karena beberapa sekolah umum di Kabupaten Sidoarjo mulai dari tingkat SD hingga SMU telah mempunyai kelas inklusi.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan jemput bola, dengan melaksanakan pendataan di masing – masing kecamatan guna menjaring anak – anak yang belum mempunyai akte kelahiran, terutama kepada anak – anak korban bencana lumpur Lapindo.

Dengan adanya komitmen dari seluruh instansi terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan masyarakat Sidoarjo bekerjasama untuk mendarmabhaktikan dirinya dalam upaya melindungi, mendidik, memajukan dan mengantarkan anak-anak ke masa depan yang lebih baik.

Kepada para kepala daerah penerima penghargaan, Linda Amalia Sari Gumelar meminta untuk lebih meningkatkan perhatian, prioritas dan tanggungjawab terhadap kebijakan yang pro dengan tumbuh kembang anak di masing-masing wilayahnya. Pun beliau berharap agar penerima penghargaan Kota Layak Anak dapat menjadi inspirasi sekaligus pemicu kota/ kabupaten lain untuk lebih memberikan perhatian bagi tumbuh kembang anak.

Penerimaan penghargaan Kota Layak Anak ini menurut Bupati Sidoarjo merupakan penyemangat untuk dapat berbuat lebih baik dalam upaya pemenuhan hak-hak anak. Sebagai wujud rasa syukur, kedepan, kita harus bersama-sama meningkatkan upaya pemenuhan hak hidup, tumbuh kembang, partisipasi dan perlindungan bagi anak. Baik secara kebijakan, program ataupun kegiatan lain dengan menggandeng seluruh warga masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. (humas/en)