Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Cafe, Karaoke, Panti Pijat, Rumah Musik, Bilyard, Wajib Tutup Selama Bulan
Dilihat
281
Penulis:
2013-07-10 02:28:05




Cafe, Karaoke, Panti Pijat, Rumah Musik, Bilyard, Wajib Tutup Selama Bulan Ramadhan


HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Seruan menteri Agama R.I kepada pemilik usaha cafe, karaoke, panti pijat, rumah musik, bilyard untuk menutup atau menghentikan sementara usahanya ditindak lanjuti oleh Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum melayangkan suratnya kepada pemilik usaha tersebut untuk berhenti beraktifitas sementara di bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1434 H tahun ini.


Dalam suratnya, bupati Sidoarjo menyampaikan bahwa himbauan yang dilayangkannya adalah dalam rangka memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban di Kabupaten Sidoarjo selama bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri tahun ini. Himbauan tersebut juga merupakan hasil seruan bersama steakholder terkait. Seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia), FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Kemenag (Kementerian Agama), Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata serta Satpol PP dan Kominda (Komunitas Intelijen Daerah) Kabupaten Sidoarjo.


Selain itu dalam suratnya, bupati Sidoarjo juga menghimbau kepada pengusaha restoran atau rumah makan maupun warung dan sejenisnya yang membuka usahanya selama bulan suci Ramadhan agar menyesuaikan dan menghormati warga masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Tidak hanya menyasar disitu, surat tentang prihal penertiban  usaha café/depot/warung, PKL dan hiburan umum lainnya pada bulan Ramadhan 1434 H  tahun 2013 yang dilayangkan bupati Sidoarjo juga melarang masyarakat untuk membakar atau membunyikan mercon atau petasan apalagi memproduksinya maupun menyimpan dan memperdagangkannya.


Dalam surat yang tertanggal 28 Juni 2013 tersebut, poin himbauan juga ditujukan kepada takmir masjid atau musholah. Himbauan tersebut berupa pembatasan penggunaan pengeras suara.  Dalam surat tersebut disampaikan bahwa kegiatan-kegiatan yang menggunakan pengeras suara dibatasi hanya sampai pukul 22.00 Wib dan dapat dilanjutkan tanpa mengunakan pengeras suara. Sedangkan pada pagi hari, penggunaan pengeras suara  dapat dimulai pukul 03.00 Wib yang selanjutnya seluruh masyarakat dihimbau agar menciptakan suasana yang aman dan nyaman.


Dipoint terakhir, bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menghimbau kepada pengusaha agar melakukan langkah-langkah penciptaan iklim yang kondusif, rukun dan damai di wilayah usaha kerja masing-masing dengan senantiasa memperhatikan factor-faktor gangguan Kamtibmas (Kemanan, Ketertiban Masyarakat). Selain itu kepada semua pihak diharuskan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan antisipasi dini terhadap kemungkinan munculnya gangguan atas kerukunan hidup antar umat beragama. (humas/git)