Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Semalam Nusantara Sidoarjo, 18 Etnis Tampilkan Seni Budaya dan Kuliner Khas
Dilihat
120
Penulis: Bidang Informasi Publik
22-11-2017




KOMINFO, Sidoarjo - Minggu malam (19/11), Alun-alun Sidoarjo tampak meriah dengan adanya panggung yang menampilkan berbagai kesenian daerah. Bertajuk Semalam Nusantara Sidoarjo, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Sidoarjo menampilkan 18 etnis mulai dari Aceh hingga Papua untuk memamerkan kuliner dan seni budaya khasnya masing-masing. Selain menyaksikan berbagai penampilan secara gratis, semua pengunjung termasuk tamu undangan dipersilahkan juga untuk mencicipi aneka kuliner khas tersebut seperti Nasi Padang, Ote-ote Tionghoa, Sate Madura, Nasi Pecel Jawa, Ayam Bakar Bali, Mie Aceh dan lain-lain.

 

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah S.H., M.Hum. hadir untuk membuka acara mengatakan Gebyar Semalam Nusantara di Sidoarjo ini adalah untuk mempererat pembauran dan persatuan antar etnis yang ada di Kabupaten Sidoarjo, kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat menyatukan diri dan saling bertoleransi kepada setiap orang walaupun berbeda suku, agama, etnis dan ras, sehingga dapat menangkal segala jenis gangguan yang muncul seperti penyebaran isu-isu yang bersifat SARA oleh kelompok-kelompok tertentu.

 

“Kegiatan ini juga untuk memantapkan kerja sama lintas etnis dan dalam rangka mendukung terciptanya stabilitas politik, kemanan serta ketentraman dan ketertiban umum” ucap Bupati Saiful Ilah.

 

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa banyaknya fenomena sosial dan politik yang sangat beragam dan dinamis, berpotensi kepada perpecahan bangsa, untuk itu Bangsa Indonesia membutuhkan kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

 

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memantapkan posisi Forum Pembauran Kebangsaan untuk berkewajiban juga melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan di daerah serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia” jelasnya.

 

Ketua FPK Kabupaten Sidoarjo Achmad Amir Aslichin mengatakan pelaksanaan acara ini merupakan kali kedua yang mana sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2015 dan pada saat itu baru diikuti 13 etnis.

 

“Alhamdulillah untuk tahun ini bisa diikuti 18 etnis, diantaranya Aceh, Batak, Nias, Padang, Palembang, Jawa, Bala Ngapak, Madura, Bali, Flores, Bugis, Toraja, Minahasa Manado, Maluku, Ambon, Papua dan Arab” ujar Amir Aslichin.

 

FPK Kabupaten Sidoarjo yang sudah terbentuk sejak tahun 2012 memiliki peran untuk melakukan upaya pembauran dari berbagai kelompok etnis dari seluruh Indonesia yang menjadi warga Sidoarjo.

 

“Keanekaragaman sosial yang meliputi suku, ras, agama, harus dikelola dengan baik menjadi salah satu potensi dan modal sosial dalam melaksanakan pembangunan sosial di Kabupaten Sidoarjo” tutupnya.

 

Beberapa seni dan budaya yang tampil diantaranya adalah Tari Sekar Jagat dari Bali, Tari Panah dari Ambon, Tari Saman dari Aceh, Lagu-lagu Adat Daerah Etnis Batak hingga musik Gambus Arab. Hadir juga pada acara tersebut Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur ahmad Syaifuddin S.H., dan Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan S.Th.I.