Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Wakil Bupati Bangga dengan Kecepatan TNI AL Tangani Teroris di Bandara Juanda T2
Dilihat
274
Penulis: Bidang Informasi Publik
19-09-2017




KOMINFO, Sidoarjo – Kesigapan dan kecepatan TNI AL dalam menangani ancaman teroris patut diapreasi, ancaman bom oleh sekelompok teroris terjadi dibandara International Juanda Terminal 2 Sidoarjo, Kamis, 14/9. Lima teroris mati ditembak oleh Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL.

 

Kejadian ini terjadi sekitar jam 09.00 wib TNI AL menerima laporan adanya orang mencurigakan dibandara T2 kemudian orang tersebut dibawa ke tempat pemeriksaan, security bandara Avsec melakukan koordinasi dengan TNI AL. Karena bandara Juanda masuk dalam wilayah penerbangan TNI AL.

 

Dalam waktu yang sama terjadi penyanderaan oleh seorang laki-laki di lobby bandara T2, dengan membawa pistol laki-laki tersebut menodong sandera perempuan. Melihat kejadian ini TNI AL mengambil alih pengamanan bandara.

 

Dalam hitungan menit tiga Kopaska sudah berada di lokasi penyanderaan, beberapa pasukan TNI AL melakukan penyisiran termasuk mengamankan pengunjung bandara. Dalam hitungan detik penyandera berhasil dilumpuhkan dengan ditembak mati oleh Sniper Kopaska

 

Kemudian dilakukan penyisiran didalam bandara dan ditemukan tas yang dicurigai adalah Bom dan diamankan oleh penjinak bom dari TNI AL.

 

Setelah melumpuhkan aksi dua teroris didalam bandara Juanda Terminal 2, TNI AL menerima laporan bahwa telah terjadi pembajakan pesawat garuda yang akan landing dibandara juanda.

 

Kopaska dengan cepat turun ke landasan landing pesawat garuda untuk melakukan penyergapan, enam pasukan Kopaska masuk ke pewasat lewat pintu depan dan belakang. Beberapa menit kemudian keenam pasukan Kopaska keluar dan melaporkan bahwa tiga teduga pelaku teroris pembajak pesawat sudah dilumpuhkan.

 

Kemudian dikirim penjinak bom untuk menyisir didalam pesawat, sementara itu sejumlah penumpang sudah dievakuasi ke tempat yang aman. Penjinak bom menemukan kota kardus coklat yang dicurigai milik pelaku teroris. Kotak kardus tersebut kemudian diamankan.

 

Rangkaian ini merupakan simulasi Antiteror yang dilakukan oleh TNI AL di Mako Lanudal Juanda Sidoarjo.

 

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin melihat langsun latihan tersebut, menurutnya kita patut bangga memiliki TNI AL yang hebat, cepat dalam penaganan teror dan sigap dalam menerima laporan termasuk antisipasi terhadap segala kemungkinan yang terjadi.

 

“Meski ini hanya simulasi namum kelihatan sangat serius, TNI AL dengan Kopaska mampu menggagalkan ancaman teror dengan cepat, saya bangga dengan TNI AL”, ucap Cak Nur sapaan akrab Wakil Bupati Sidoarjo.

 

"Kebetulan Bandara Internasional Juanda ini wilayah dari TNI Angkatan Laut. Maka, bagaimana kesigapan petugas keamanan yang ada di Terminal Bandara Juanda ini mendapatkan ancaman teroris secara mendadak, model penanganannya itu," kata Laksamana Pertama Manahan Simorangkir, Danpuspenerbal (Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut) Juanda, Sidoarjo.


Menurut dia, dalam penanganan kemampuan pasukan yang ada di Terminal Bandara Juanda, maka dilakukan simulasi pengamanan. Tujuannya untuk mengasah keterampilan dan kewaspadaan, ketika ada ancaman teroris. 


"Saya harapkan dengan simulasi penanganan ini, jangan sampai ada ancaman teroris di lingkungan sekitar bandara juanda. Tapi, jika terjadi, maka pasukan khusus yang ada di bandara harus sigap dan siap menanganinya," ujarnya. (ir/kominfo).