Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Sidoarjo Raih Adipura, Bupati Sampaikan Terimakasih Kepada Warga
Dilihat
163
Penulis: Bidang Informasi Publik
02-08-2017


KOMINFO, Sidoarjo - Kabupaten Sidoarjo kembali mendapat penghargaan Piala Adipura untuk kesekian kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan pada 2017 dengan kategori Kota Sedang Bersih di Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan diterima langsung oleh H. Saiful Ilah, SH, M. Hum, Bupati Sidoarjo yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M. Sc Rabu, (2/8) di Gedung Manggala Wanabhakti Jakarta.

Rencananya hari kamis, (3/8) pagi pukul 07.00 wib rombongan Bupati Sidoarjo tiba di bandara international Juanda dengan membawa Piala Penghargaan Adipura 2017 akan diarak keliling kota Sidoarjo melewati rute start depan SMA 1 Sidoarjo -  jl. Jenggolo –  jl. Yos Sudarso – dilanjutkan ke jl. Monginsidi – jl. Malik Ibrahim – belok kiri melewati jl. Raden Patah – jl. Panglima Hidayat – jl. Dr. Wahidin Sekardangan –  selanjutnya belok kanan melewati jl. Hasanudin – lanjut belok kiri jl. Mojopahit – Jl. Gotot Subroto – jl. Sunandar Priyosudarmo – Jl. Diponegoro – masuk ke jl. Teuku Umar - jl. Sultan Agung – finish jl. Cokronegoro depan Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu proses penilaian yang harus dilalui oleh para bupati/walikota nominator penerima Adipura adalah presentasi dan wawancara di depan Dewan Pertimbangan Adipura, praktisi pengelolaan sampah dan bidang pemasaran, pejabat KLHK, akademisi perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, serta rekan-rekan media massa.

Dalam sambutannya di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Kantor Kementerian LHK, Jakarta Selatan, Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, menyampaikan, dalam penerapan Program Adipura perlu dilakukan terobosan-terobosan baru yang mengarah pada peningkatan dampak positif dari program Adipura itu sendiri. Hal ini sesuai dengan arahan Wakil Presiden, Jusuf Kalla pada saat penyerahan penghargaan Adipura di Siak pada 22 Juli 2016, yang menyampaikan agar adanya aturan dan kriteria yang lebih ketat dalam pelaksanaan program Adipura ke depan.

Saat ini KLHK sedang melakukan Rebranding Strategy Adipura. Sebagai dasar hukum pelaksanaan program Adipura disusun Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.53/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/ 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adipura. Dalam Permen LHK ini, program Adipura diharapkan mampu mendorong penyelesaian berbagai isu lingkungan hidup yaitu Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau, Pemanfaatan Ekonomi dari Pengelolaan Sampah dan RTH, Pengendalian Pencemaran Air, Pengendalian Pencemaran Udara, Pengendalian Dampak Perubahan Iklim, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan, Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, serta Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang baik.

Melalui rebranding Adipura, lanjut Siti Nurbaya, adalah upaya untuk melakukan sistematika ulang Penghargaan Adipura agar mudah dipahami oleh masyarakat. Terlebih isu lingkungan semakin kompleks sehingga harus diiringi dengan peningkatan tata pemerintahan yang berorientasi pada lingkungan. Melalui penyusunan sistematika ulang, dengan fokus tertentu, misalnya orientasi sosial dan pemberdayaan masyarakat untuk Adipura Buana dan Adipura Kirana yang bersifat visualisasi.

“Program Adipura harus mampu mendorong terwujudnya kota-kota di Indonesia yang tidak hanya bersih, hijau, dan sehat, namun juga berkelanjutan dalam mewujudkan kota-kota yang layak huni (livable city). Kota-kota yang berkelanjutan harus mampu mengintegrasikan aspek pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan juga pembangunan lingkungan dengan turut mendorong partisipasi aktif masyarakatnya,” pesannya kepada para Wali Kota/Bupati, Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Kebersihan provinsi dan pemerintah daerah.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M. Hum setelah menerima penghargaan menyampaikan apresiasi sebesar – besarnya kepada masyarakat Sidoarjo yang telah memberikan kontribusinya dalam menjaga kebersihan. Tanpa ada peran serta mayarakat pemerintah tidak mungkin mewujudkan Sidoarjo menjadi kota bersih

“Penghargaan Adipura ini merupakan penghargaan bagi masyarakat Sidoarjo yang telah berhasil mempertahankan kebersihan kota hingga mendapat penghargaan Adipura untuk yang kedelapan kalinya, melalui program Zero Waste masyarakat terus menggalakkan Sidoarjo bersih dari sampah, pemerintah juga menerapkan program TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) dan TPST berbasis 3R (Reduse, Reuse dan Recycle)”, ujar Abah Saiful

Bupati juga mentarget bahwa tahun 2018 Sidoarjo harus punya tempat pengelolaan sampah dengan skala besar, dimana sampah akan diola&