Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Sekda: Inovasi terus Dilakukan Demi Wujudkan Smart City
Dilihat
61
Penulis: Bidang Informasi Publik
28-07-2017




KOMINFO,Sidoarjo- Upaya mewujudkan Sidoarjo menuju Smart City terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Langkah-langkah kearah itu terus dikerjakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya adalah menggandeng pihak luar untuk mewujudkan Kabupaten Sidoarjo menjadi kota pintar.

 

Santri KH. Ali Masyhuri (Gus Ali) Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat Lebo Sidoarjo dilibatkan dalam pengembangan Command Center. Kemarin, Rabu, (26/7), rencana pengembangan Command Center dalam rangka Sidoarjo menuju Smart City dibicarakan di ruang Delta Karya Setda Sidoarjo. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di diundang dalam kegiatan kemarin siang. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Djoko Sartono  hadir memimpin rapat tersebut.

 

Tony Susanto salah satu dari lima orang santri Gus Ali dihadirkan untuk memberikan paparan pengembangan Command Center. Ia menawarkan aplikasi pelaporan berbasis android dalam pengembangan Command Center. Aplikasi tersebut ia namakan mata kota. Mata kota dapat diunduh gratis di google play store. Ia katakan mata kota adalah aplikasi Media Sosial (Medsos).

 

Mata kota sendiri ucap Tony adalah aplikasi pelaporan oleh masyarakat. Masyarakat dapat melaporkan kejadian yang ada disekelilingnya. Ada 6 katagori yang dapat dilaporkan oleh masyarakat. Yakni lalu lintas, kriminal, kebakaran, bencana, sosial dan kekerasan terhadap anak. Pelaporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan cepat oleh instansi terkait yang telah memiliki server aplikasi mata kota.

 

Dalam aplikasi mata kota juga disediakan tombol panic bottom. Tombol tersebut adalah tombol panggilan darurat yang dapat diketahui oleh seluruh pengguna mata kota. Ia katakan sudah ada beberapa kota yang menggunakan aplikasi mata kota. Hasilnya respon cepat dari instansi terkait terhadap pelaporan masyarakat dapat diwujudkan. Seperti yang digunakan oleh pemadam kebakaran Kota Surabaya.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Djoko Sartono mengatakan inovasi-inovasi yang sudah di lakukan OPD Sidoarjo tidak akan berhenti. Upaya pengembangan inovasi pelayanan publik yang mudah terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut tidak lain untuk mewujudkan Sidoarjo menuju Smart City.

 

Ia katakan aplikasi yang ditawarkan oleh santri Gus Ali gratis bagi pengembangan command center Kabupaten Sidoarjo. Apa yang dilakukan oleh Tony dan kawan-kawannya sifatnya sukarela. Tony tidak akan menarik biaya dalam membagikan ilmunya. (sigit/kominfo)