Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Lindungi Keluarganya Dari Bahaya Narkoba
Dilihat
193
Penulis: Bidang Informasi Publik
10-07-2017




KOMINFO,Sidoarjo- Saat menghadiri kegiatan Bersih Desa dan Sedekah Bumi Desa Tempel Kecamatan Krian tadi malam, Sabtu (8/7), Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.Hum meminta masyarakat untuk menjauhi Narkoba. Penyalagunaan Narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri. Namun juga merugikan keluarga dan masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya dihadapan ratusan warga Desa Tempel yang hadir di Balai Desa Tempel.

Ia juga katakan penyalagunaan Narkoba menjadi salah satu penyebab penularan virus HIV/AIDS. Penyalagunaan Narkoba melalui pemakaian jarum suntik secara bergantian menjadi pemicunya. Ia  prihatin kondisi penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo saat ini. Ia sebutkan data ditahun 2015 lalu ada sebanyak 1.500 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Sidoarjo. Dan 300 ODHA sudah meninggal dunia.

Untuk itu ia meminta masyarakat untuk membendung penyebab penularan virus mematikan tersebut. Ia himbau kepada masyarakat agar tidak mendekati apalagi menggunakan barang terlarang tersebut. Seluruh masyarakat ia wwanti-wanti untuk menjaga dan melindungi keluarganya dari penyalagunaan Narkoba.

"Saya berpesan kepada masyarakat jangan sampai pakai Narkoba, obat-obatan terlarang,"pesannya.

Selain mengingatkan tentang bahaya Narkoba, bupati Sidoarjo dua periode tersebut juga mengingatkan tentang terorisme. Ia meminta masyarakat untuk mewaspadai aksi-aksi terorisme.

Ia berharap masyarakat ikut serta mencegah timbulnya aksi terorisme. Yakni dengan memastikan identitas orang asing dilingkungannya. Masyarakat yang menyewakan rumahnya maupun yang memiliki kost-kost an diminta untuk meminta dengan jelas asal usul penyewa. Setelah itu keberadaan dan identitas penyewa tersebut dapat dilaporkan kepada ketua RT setempat.

"Jagalah lingkungan masing-masing, jangan sampai ada orang datang atau orang ngekost maupun menyewa rumah tidak diketahui identitasnya dengan jelas,"ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah juga mengungkapkan perasaan senangnya atas undangan kegiatan seperti ini. Kegiatan Bersih Desa dan Sedekah Bumi yang dibarengi dengan kegiatan halal bihalal warga Desa Tempel dapat mempererat rasa persatuan dan kesatuan.

Sementara itu Camat Krian Agustin Iriani SH, yang menyambut kedatangan bupati Sidoarjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Krian menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan Pemerintahan Desa Tempel tiap tahunnya. Kegiatan tersebut memiliki dua fungsi. Yakni fungsi sosial dan fungsi religi.

Fungsi sosial yakni untuk mempererat persaudaraan dan tali silaturahmi serta semangat gotong royong. Selain itu fungsi sosial lainnya tidak lain adalah sebagai wujud syukur terhadap hasil bumi masyarakat Desa Tempel.

Sedangkan fungsi religi ujar camat perempuan tersebut adalah sebagai cara mendoakan leluhur Desa Tempel yang telah mendirikan desa yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik itu. Selain itu melalui  kegiatan tersebut juga untuk mendoakan para penyelenggara Pemerintah Desa Tempel untuk tetap amanah dalam mengemban tugas dan kewajibannya melayani masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut diisi dengan ceramah agama. KH. Nur Fadhil dari Sidoarjo dihadirkan untuk memberikan tausiyah kepada masyarakat Desa Tempel. (sigit/kominfo)