Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Sosialisasikan ACI
Dilihat
410
Penulis: Bidang Informasi Publik
12-05-2017




KOMINFO,Sidoarjo - Perwujudan rasa nasionalisme bisa dalam bentuk apa saja. Rasa nasionalisme tidak hanya diperlihatkan melalui upacara saja. Aku Cinta Indonesia (ACI) adalah salah satu bentuk rasa nasionalisme. ACI dapat diwujudkan dengan mencintai produk-produk Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Anik Saiful Ilah dalam sambutannya membuka Sosialisasi ACI Melalui Berbusana Khas Daerah Berbahan Produk Lokal yang diselenggarkan di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Rabu, (10/5). 200 orang anggota TP-PKK kecamatan hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua I dan II TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin serta Ny. Ari Djoko Sartono.

 

Hj. Anik Saiful Ilah mengatakan mencintai produk dalam negeri merupakan suatu keharusan. Seperti halnya dengan berbusana produk negeri sendiri. Dengan mengenakan produk-produk negeri sendiri menggambarkan betapa besarnya rasa cinta kita kepada bangsa. Namun masih ada sebagaian masyarakat yang suka memakai produk luar negeri. Ada beberapa alasan sebagaian masyarakat yang lebih memilih produk luar negeri. Salah satunya beranggapan bahwa produk luar negeri memiliki kualitas yang bagus. Sebagai lagi berdalih bahwa produk luar negeri lebih elit dan berkelas dari segi negara asal produk tersebut.

 

“Tidak sedikit yang beranggapan bahwa produk yang berasal dari negara Eropa lebih berkelas dari produk negara kawasan Asia,”ujarnya.

 

Istri dari Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum tersebut mengatakan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Pasalnya banyak produk-produk dalam negeri justru menjadi pemasok merk-merk mahal dan terkenal dari luar negeri. Ia katakan saat ini banyak orang Indonesia yang bekerjasama dengan produsen luar negeri. Mereka membuat produk yang kemudian produk tersebut diberi label barang produksi luar negeri. Oleh karena itu ia mengartikan bahwa barang buatan orang Indonesia tidak selamanya berkelas rendah.

 

“Produsen luar negeri saja mengakui kualitas barang buatan orang Indonesia, mengapa kita sendiri yang sepertinya berat untuk mengakui kelebihannya,”ucapnya.

 

Oleh karena itu dalam kesempatan tersebut Hj. Anik Saiful Ilah menghimbau kepada ibu-ibu TP-PKK untuk lebih mencintai produk Indonesia. Ibu-ibu PKK dapat memakai busana, sepatu maupun tas buatan daerahnya. Kualitas produk berbahan lokal tidak kalah dengan produk luar negeri. Seperti busana berbahan lokal yang lebih cocok dengan kepribadian kita sendiri. Pasalnya diciptakan oleh kultur Indonesia dan diperuntukkan untuk orang Indonesia pula.

 

“Masing-masing daerah memiliki pakaian atau corak khas yang membuat penduduk lokalnya tampil lebih menarik dan punya ciri khas tersendiri,”ujarnya.

 

Lebih lanjut ia katakan bahwa memakai produk lokal akan meningkatkan kesejahteraan para pekerja lokal. Dan membeli produk dalam negeri berarti juga meningkatkan pendapatan negara. Dengan membeli produk dalam   negeri akan menentukan jati diri bangsa. Untuk itu ia mengajak seluruh anggotanya mencintai sekaligus bangga dengan produk dalam negeri sendiri.

 

“Hal itu merupakan salah satu wujud cinta kita kepada Indonesia dan sebagai warga negara yang baik,”ujarnya.

 

Dalam kegiatan yang diselenggarakan tadi pagi, Ketua Program Study Tata Kecantikan Unesa Dr. Maspiyah Adj Soko M.Kes dihadirkan sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut ia memberikan pemahaman mengenai busana-busana yang sesuai peruntukkannya. Selain itu ia juga mengajarkan cara mengenakan jarik dengan berbagai penampilan. (sigit/kominfo)